14253934561844860065

Bunda,,

Bunda,,

Ketika hati ini telah lelah, apa yang harus aku lakukan? Aku ingin yang terbaik untukmu, namun seakan aku tak mampu lagi tuk menjagamu. Kalau aku harus bertahan demi Bunda, aku rela. Tapi, kesendirian ini membuat ku rapuh. Sungguh, tak berdaya aku dengan keadaan ini..

Bunda,,

Sungguh, bukan maksud hati tuk meninggalkanmu dalam belenggu kesendirian ini. Namun, keadaan ini membuatku tak mampu lagi untuk bertahan. Sudah cukup lama, aku memendam rasa ini, mungkin saatnya aku pergi..

Bunda,,

Kepergianku, bukan aku tak tahu balas budi padamu. Namun, aku harus pergi dan akan kembali bila waktunya tiba. Maafkan aku, Bunda. Maafkan anakmu ini..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s